Cari Blog Ini

Rabu, 06 Juni 2012

Bercermin (Lagi) dari Pendidikan Malaysia ·

Sebenarnya kisah yang hendak Anda baca ini adalah kisah basi. Bahkan bagi saya secara ekstrem ini menyebalkan. Kebenarannya sudah ada sejak Indonesia mengumandangkan ikrar Reformasi pada 1998. Di saat kita mengadu urat leher di parlemen dan beradu kebohongan di pengadilan, Malaysia melaju cepat di bidang pendidikan. Namun, mengingat pentingnya repetisi sebagai resep untuk melekatkan informasi di memori dan tindakan, menyampaikan ini juga perlu. Maka, secara ksatria kita harus akui (dan ini saya pikir tidak berlebihan) Indonesia terlalu loyo untuk mendahului Malaysia.
Memandang Malaysia sebagai negara tetangga yang memiliki kebudayaan yang sama, terutama bahasa, Presiden Soekarno pada tahun 1950-an membantu meningkatkan kualitas otak orang Malaysia dengan “mengekspor” guru-guru untuk mengajar di Malaysia. Bagi Malaysia sendiri guru-guru Indonesia dipandang sangat berkualitas. Pasalnya guru-guru di masa itu fasih berbahasa Belanda dan Inggris, serta memiliki dedikasi yang tinggi. Dan dari sisi gaji juga sangat besar. Hingga tahun 1960-an-1970-an kualitas pendidikan Indonesia sedikit lebih baik daripada negara Asia Tenggara lainnya. Di masa yang sama Malaysia menyekolahkan orang-orang terhebat mereka ke perguruan-perguruan tinggi berkelas di luar negeri. Sesudah tamat, mereka kembali ke tanah air dan menjadi pemimpin.
Beberapa dekade berikutnya hingga hari ini, dunia mengakui kehebatan Malaysia dalam bidang pendidikan daripada Indonesia. Perbandingan yang bikin miris adalah saat guru-guru di Indonesia punya pekerjaan ganda karena gaji terlalu kecil, di Malaysia guru-guru hidup dan berkarir lebih tenang karena digaji Rp 23 juta rupiah per bulan. Itu di luar tunjangan jabatan struktural. Maka tidak heran status sosial para guru di Malaysia sangat tinggi. Harum nama mereka.
Beberapa paten internasional datang dari sejumlah industri dan perguruan tinggi di Malaysia. Bahkan pada tahun 2011 Universitas Malaya (UM) menduduki posisi ke-167 dari 500 perguruan tinggi terbaik dunia versi Quacquarelli Symonds (QS) World University Ranking. Berikutnya adalah Universitas Kebangsaan Malaysia (279) dan Universitas Sains Malaysia (335). Sedangkan Indonesia disumbangkan oleh Universitas Indonesia di posisi ke-217 dan Universitas Gadjah Mada (342). Sedangkan menurut versi Times Higher Education World University Rankings 2009 Universitas Malaya menduduki posisi ke-180 dari 200 perguruan tinggi dunia. Faktor utama akan hal tersebut adalah betapa besarnya investasi Malaysia di bidang pendidikan tinggi dan produktifnya pelajar-pelajar tinggi Malaysia menulis di jurnal-jurnal internasional.
Hak tersebut pula menunjukkan percepatan pembenahan sumber daya manusia Malaysia sangatlah tinggi. Hasil kajian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2009, Human Development Index Malaysia menduduki ranking ke-59 dunia. Ini termasuk kategori tinggi (high human development) untuk negara-negara yang sedang berkembang. Sedangkan untuk Asia Timur dan Pasifik Malaysia menduduki posisi ke-9. Indonesia jauh berada di bawah Malaysia di posisi 111.
Ini pula menggambarkan perhatian di bidang pendidikan sangat besar, terutama mengucurkan uang yang berlimpah demi tercapaikan kualitas manusia yang diinginkan. Karena sumber daya manusia yang tinggi itu pulalah yang membuat kondisi ekonomi Malaysia sangat stabil. Bahkan pada resesi ekonomi dunia pada 1998 dan 2008, Malaysia cepat bangkit. Bahkan pada 1998 Malaysia berani tidak meminta sokongan dari IMF untuk mengatasi krisis ekonomi pada masa itu. Mereka percaya diri, karena cadangan devisa mereka sangatlah besar. Indonesia kebalikannya, meminta bantuan IMF, karena dinamika perdagangan loyo dan cadangan uang negara secara pasti berkurang karena aksi korupsi parah di hampir segala bidang.
Malaysia hingga saat ini masih memanjakan sekitar 27 juta jiwa rakyatnya dengan subsidi yang besar. Hal ini memungkinkan rakyat Malaysia menikmati berbagai kebutuhan dengan harga yang tidak terlalu tinggi. Gas dan listrik bisa dinikmati sepuasnya tanpa hidup-padam secara bergilir seperti di Indonesia. Harga bahan pokok tidaklah jauh berbeda dengan Indonesia, mengambil contoh antara Pulau Pinang dan Medan atau antara Kuala Lumpur dan Jakarta. Sebagai acuan lain nilai tukar uang Malaysia dan Indonesia berkisar antara Rp 2800-Rp 3000 per RM 1.
Walaupun mengaku sebagai negara berasaskan Islam, namun soal pergaulan Malaysia cenderung sekular. Termasuk Bahasa. Walau disebutkan bahasa resmi negara adalah Bahasa Melayu atau Malaysia, tetapi bahasa Inggris juga diizinkan di kehidupan pendidikan. Oleh sebab itu Malaysia lebih berpikiran terbuka yang mendorong corak pikirnya kerap tanggal pada perkembangan ilmu dan pengetahuan modern dunia. Kiblatnya lebih banyak ke Eropa dan Amerika.
Kebijakan politik pemerintah di bidang pendidikan memang diakui. Setiap perguruan tinggi negeri bahkan disubsidi hingga 25 persen dari APBN. Dan pelajar lokal yang mengambil program master, secara otomatis mendapatkan santunan dana pendidikan yang lumayan besar.
Orang Malaysia juga sangat senang belajar berdasarkan yang mereka minati. Bagi yang sangat cerdas, pihak pemerintah tidak segan-segan mengirimkan mereka belajar setinggi-tingginya kemanapun di dunia ini. Dan mereka diwajibkan kembali ke tanah air untuk mengamalkan ilmu yang didapatkannya. Maka, tidak heran dalam usia 30 tahun banyak orang Malaysia yang sudah bergelar doktor lulusan dalam dan luar negeri. Dalam hal ini orang Malaysia layak berterimakasih kepada Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad. Beliau memiliki program yang sampai kini menjadi dasar pijak kemajuan pendidikan Malaysia, yaitu dengan memanggil kembali orang-orang pintar dan berpengaruh Malaysia di perantauan kembali ke tanah ibu pertiwi dan memajukan negara. Di bumi Malaya kepada mereka sudah disiapkan berbagai fasilitas keilmuan yang diperlukan.
Bahkan dalam beberapa kasus orang-orang di luar Malaysia ada yang diberikan fasilitas tak terperikan untuk pengembangan di berbagai bidang. Bahkan di antaranya adalah orang Indonesia yang bahkan menjadi warga negara resmi di Malaysia. Ironis memang. Saat ini diperkiran ada ribuan dosen Indonesia menjadi pengajar di berbagai perguruan tinggi di Malaysia yang sebagian besar sebagai tenaga kontrak ataupun peneliti. Para dosen Indonesia itu tersebar Selangor, Johor. dan Melaka.
Faktor lainnya adalah kebiasaan menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari dan sebagai bahasa pengantar di berbagai sekolah termasuk perguruan tinggi di seantero negeri. Itulah sebabnya kami para pelajar di sini maklum jikalau berwicara dengan warga lokal, bahasa Melayu bercampur-campur dengan Bahasa Inggris. Maklum, mereka ini lama sekali dijajah orang Inggris. Budaya berbahasa Inggris kalau saya tafsirkan menjadi jalan utama mereka dalam pergaulan internasional, pada khususnya memperkenalkan Malaysia kepada dunia melalui promosi pariwisata. Kemampuan komunikasi ini dalam bidang pendidikan membuat Malaysia berjaya menghimpun berbagai orang dari seluruh belahan dunia belajar di Malaysia. Di Universitas Sains Malaysia (USM), Pulau Pinang misalnya dapat diibaratkan sebagai melting pot penduduk bumi. Sebut saja misalnya orang Afrika Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Pelestina, Iran, Turki, Australia, Inggris, sampai tentu saja orang Indonesia yang menyumbang pelajar terbanyak, belajar di Malaysia. Pembicaraan dengan mahasiswa dari Arab Saudi belum lama ini mengakui biaya pendidikan tinggi di USM cukup berkualitas dengan biaya yang murah.
Kemudian yang tidak kalah penting adalah sejumlah perguruan tinggi di Malaysia menawarkan program by research untuk program pascasarjana. Program yang terbukti memikat ini memungkinkan para pelajar tidak menghadiri kelas, cukup membuat penelitian saja. Otomatis biaya kuliahnya pun lebih murah. Tradisi seperti ini banyak berkembang di Eropa sebagai cara yang mirip kelas jarak jauh. Ibarat ramuan tonik, inilah yang membuat jumlah pelajar asing di Malaysia ramai. Apalagi biaya hidup murah jika dibandingkan belajar ke Eropa atau Australia. Dosen-dosen dari Medan misalnya, banyak yang mengambil program by research ini sehingga memungkinkan dia tidak meninggalkan kewajiban mengajar. Program unggulan belum diikuti beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Namun, terakhir yang saya dengar Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta sudah memulainya pada tahun ini untuk beberapa program studi tertentu.
Di samping studi by research program pascasarjana lainnya adalah coursework. Yang satu ini biaya pendidikannya tergolong mahal, karena menitikberatkan pada praktik. Pelajar di masa akhir studi juga tidak ada kewajiban membuat tesis. Cukup membuat mini thesis, yang mirip makalah dan produk keluaran. Misalnya, pelajar yang mengambil screen studies (studi film dan televisi) diwajibkan membuat paket film pendek atau program siaran standar televisi.
Demikian pula program Sarjana Muda (Bachelor of Arts/B.A) tidak diwajibkan menghasilkan skripsi. Hal ini pulalah yang menjadi daya tarik, sebab tidak perlu pusing membuat penelitian yang rumit dan lebih banyak praktik kerja. Sebagai catatan program Sarjana Muda setara dengan program Diploma 3 di Indonesia, karena jumlah SKS-nya tidak sampai 144 yang menjadi standar pendidikan tinggi tingkat pertama di Indonesia. Atau dengan kata lain, seseorang lulusan B.A tidak bisa langsung melanjutkan program S2 di Indonesia. Kebalikannya, di Malaysia seorang bergelar B.A bisa langsung melanjutkan ke jenjang S2. Namun demikian beberapa perguruan tinggi di Indonesia menyiasatinya dengan cara melakukan penyetaraan terlebih dahulu melalui program semacam matrikulasi, sehingga Sarjana Muda lulusan Malaysia dapat belajar jenjang S2 di Indonesia.
Dan juga tidak kalah menariknya, dengan bekerjasama dengan perguruan tinggi ternama di Eropa, Amerika Serikat, dan Australia, Malaysia menawarkan double degree dan keabsahannya diakui di seluruh dunia. Program ini tentu saja menambah daya saing dan akses lulusannya di panggung antar bangsa.

Soal gaji para pendidik di Malaysia juga menarik dibahas. Gaji pokok seorang Guru Besar (yang sudah bersertikat pengajar profesional) di Indonesia yang bergolongan IV/C misalnya hanya bergaji sekitar 8,4 juta rupiah. Pastinya itu tanpa bantuan rumah dan fasilitas lainnya. Sedangkan di Malaysia untuk tingkat yang setara, seorang Guru Besar bisa membawa pulang ke rumah uang sebesar lebih dari Rp 40 juta. Itu belum termasuk fasilitas rumah, mobil dan dukungan kenyamanan yang lain.
Mendapatkan pendidikan di Malaysia bagi orang-orang asing tentulah berbanding lurus dengan kondisi keamanan dan kenyamanan hidup dan ditentukan kebijakan politik dan karakter kepemimpinannya.. Pasalnya pihak pemerintah dan negara secara politik dan hukum memiliki dominasi yang tinggi kepada rakyat. Kerajaan sangat sensitif terhadap aura-aura negatif politik di dalam negeri yang dirasakan dapat mengacaukan kondisi ekonomi, misalnya demonstrasi antipemerintah. Berkat hukum yang kuat, seperti Internal Security Act (ISA) yang sangat ditakuti, dinamika politik Malaysia relatif stabil. Belum lagi kalau menelisik persoalan tingkat korupsi yang sangat rendah berbanding Indonesia.
Seperti Indonesia, saat ini Malaysia tengah gencar membangun ekonominya menuju kemajuan besar hingga tahun 2020. Malaysia tidak muluk-muluk menjadi negara maju sekaligus super power seperti yang Indonesia impikan sekarang. Bagi mereka cukup menjadi negara yang makmur, kualitas SDM yang mumpuni, menekan angka kemiskinan, sekaligus mengurangi tingkat ketergantungannya dengan negara asing.
Di balik aksi Malaysia yang seenak udelnya mencaplok identitas kebudayaan Indonesia, kita sadari Malaysia memiliki banyak apa yang tidak kita punya. Memandang Malaysis dan berbangsa Indonesia seperti hari ini laksana cermin yang menunjukkan betapa buramnya Indonesia di beberapa segi yang sebenarnya bisa membuat tanah air beta ini harum mewangi. Saya pikir orang Indonesia di masa depan perlu lebih memupuk nilai-nilai kerjasama yang lebih kental dan itu paralel dengan sikap tegas negara terhadap tindakan korupsi dan segala wujud yang berpotensi mendatangkan ketidakamanan dan ketidaknyamanan. Dengan itu Indonesia saya yakin bisa lebih maju atau bersama-sama maju bersama Malaysia.
Kalau suka boleh like...

Selasa, 05 Juni 2012

Tips Otak Encer ala Yahudi


Sekedar berbagi dan bahan telaahan dari H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir (guru besar berkebangsaan Malaysia) dari Universitas Massachuset USA tentang penelitian yang dilakukan oleh DR.Stephen Carr Leon. Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan kualitas hidup orang Israel atau orang Yahudi.
Mengapa Orang Yahudi, rata-rata punya otak encer bin pinter ? Studi yang dilakukan mendapatkan fakta-fakta sebagai berikut :


Ternyata, bila seorang Yahudi Hamil, maka sang ibu segera saja meningkatkan aktivitasnya membaca, menyanyi dan bermain piano serta mendengarkan musik klasik. Tidak itu saja, mereka juga segera memulai untuk mempelajari matematika lebih intensif dan juga membeli lebih banyak lagi buku tentang matematika, mempelajarinya, dan bila ada yang tidak diketahui dengan baik, mereka tidak segan-segan untuk datang ke orang lain yang tahu matematika untuk mempelajarinya. Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang masih didalam kandungan.

Setelah anak lahir, bagi sang ibu yang menyususi bayi nya itu, mereka memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu. Siang hari, makan roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad. Daging ikan dianggap bagus untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena mengandung zat kimia yang tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak. Disamping itu sang ibu diharuskan banyak makan minyak ikan (code oil lever).

Menu diatur sedemikian rupa sehingga didominasi oleh ikan. Bila ada daging, mereka tidak akan makan daging bersama-sama dengan ikan, karena mereka percaya dengan makan ikan dengan daging hasilnya tidak bagus untuk pertumbuhan. Makan ikan seyogyanya hanya makan ikan saja, bila makan daging, hanya makan daging saja, tidak dicampur. Makan pun, mereka mendahulukan makan buah-buahan baru makan roti atau nasi. Makan nasi dulu baru kemudian makan buah, dipercaya akan hanya membuat ngantuk dan malas berkerja.

Yang istimewa lagi adalah : Di Isarel, merokok itu tabu! Mereka memiliki hasil penelitian dari ahli peneliti tentang Genetika dan DNA yang meyakinkan bahwa nekotin akan merusak sel utama yang ada di otak manusia yang dampaknya tidak hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan mempengaruhi “gen” atau keturunannya. Pengaruh yang utama adalah dapat membuat orang dan keturunannya menjadi “bodoh” atau “dungu”. Walaupun, kalau kita perhatikan, maka penghasil rokok terbesar di dunia ini adalah orang Yahudi! Tetapi yang merokok, bukan orang Yahudi.

Anak-anak, selalu diprioritaskan untuk makan buah dulu baru makan nasi atau roti dan juga tidak boleh lupa untuk minum pil minyak ikan. Mereka juga harus pandai bahasa, minimum 3 bahasa harus dikuasai nya yaitu Hebrew, Arab dan bahasa Inggris. Anak-anak juga diwajibkan dan dilatih piano dan biola. Dua instrument ini dipercaya dapat sangat efektif meningkatkan IQ mereka. Irama musik terutama musik klasik dapat menstimulasi sel otak. Sebagian besar dari musikus genius dunia adalah orang Yahudi.

Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik dengan konsep yang berkait langsung dengan bisnis dan perdagangan. Ternyata salah satu syarat untuk lulus dari Perguruan Tinggi bagi yang Majoring nya Bisnis, adalah, dalam tahun terakhir, dalam satu kelompok mahasiswa (terdiri dari 10 orang), harus menjalankan perusahaan. Mereka hanya dapat lulus setelah perusahaannya mendapat untung 1 juta US Dollar. Itulah sebabnya, maka lebih dari 50 % perdagangan di dunia dikuasai oleh orang Yahudi. Design “Levis” terakhir diciptakan oleh satu Universitas di Israel, fakultas “business and fashion“.

Olah raga untuk anak-anak, diutamakan adalah Menembak, Memanah dan Lari. Menembak dan Memanah, akan membentuk otak cemerlang yang mudah untuk “fokus” dalam berpikir!

Di New York, ada pusat Yahudi yang mengembangkan berbagai kiat berbisnis kelas dunia. Disini terdapat banyak sekali kegiatan yang mendalami segi-segi bisnis sampai kepada aspek-aspek yang mempengaruhinya. Dalam arti mempelajari aspek bisnis yang berkaitan juga dengan budaya bangsa pangsa pasar mereka. Pendalaman yang bergiat nyaris seperti laboratorium, “research and development” khusus perdagangan dan bisnis ini dibiayai oleh para konglomerat Yahudi. Tidak mengherankan bila kemudian kita melihat keberhasilan orang Yahudi seperti terlihat pada : Starbuck, Dell Computer, Cocacola, DKNY, Oracle. pusat film Hollywood, Levis dan Dunkin Donat.

Khusus tentang rokok, negara yang mengikuti jejak Israel adalah Singapura. Di Singapura para perokok diberlakukan sebagai warga negara kelas dua. Semua yang berhubungan dengan perokok akan dipersulit oleh pemerintahnya. Harga rokok 1 pak di Singapura adalah 7 US Dollar, bandingkan dengan di Indonesia yang hanya berharga 70 sen US Dollar. Pemerintah Singapura menganut apa yang telah dilakukan oleh peneliti Israel, bahwa nekotin hanya akan menghasilkan generasai yang “Bodoh” dan “Dungu”.

Percaya atau tidak, tentunya terserah kita semua. Namun kenyataan yang ada terlihat bahwa memang banyak sekali orang yahudi yang pintar! Tinggal, pertanyaannya adalah, apakah kepintarannya itu banyak manfaatnya bagi peningkatan kualitas hidup umat manusia secara keseluruhan.

(Chappy hakim/adm)

source :Tim DakiUnta.Com

Catatan ;

Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.

Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak.

Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran.

Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. “Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka.
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.
Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.

Rahasia Sukses Fergie: Lemon, Roti dan Madu

Rahasia Sukses Fergie: Lemon, Roti dan Madu
Sir Alex Ferguson

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER-- Bos legendaris Manchester United mengungkapkan keberhasilannya mengasuh klub Iblis merah dalam 25 tahun karirnya, dimulai dengan melakukan revolusi kantin. Kini semua pesepak bola yang masuk dalam skuad Iblis Merah akan merasakan revolusi kantin ala Sir Alex Ferguson.
Ferguson memainkan peran penting bagi United yang menjadi klub tersukses dalam sepak bola Inggris untuk mengangkat 37 tropi juara di bawah asuhannya.
Melihat perjalanannya melatih anak-anak Manchester merah, yang pertama kali dilakukan pelatih 70 tahun ini adalah mengubah pola makan skuat asuhannya pada 1986. Namun kini Fergie mengkalim tindakannya sebagai pemikiran yang lucu, namun berhasil membuat performa pemainnya di lapangan hijau meningkat.
“Saya memberikan pemain dua iris lemon, roti panggang, dan madu. Mungkin mereka bisa menjadi gila karena pola makan ini,” kata Fergie dilansir laman the Sun, Jumat (25/5).
Saat pelatih asal Skotlandia ini masih berstatus sebagai pemain, klubnya biasa memberikan pemain steak fillet dan steak pai. Makanan ini mempengaruhi performa pemain di lapangan. Sehingga ketika Fergie menjadi manajer dirinya berkesimpulan yang dimakan pemain sebelum pertandingan sama pentingnya dengan yang terjadi selama permainan.
Fergie menerapkan aksi diet bagi pesepak bola pertama kali di saat dirinya mengasuh klub Skotlandia Aberdeen dan melakukan hal yang sama kepada anak-anak asuhannya di klub Inggris, Manchester United.
Sukses merubah pola permaianan anak asuhannya melalui pola makan yang seimbang, kini pelatih abadi United ini sudah tidak perlu susah mengingatkan anak asuhannya soal diet seimbang.
"Berkat kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan ahli gizi olahraga yang klub miliki di Carrington, saya tidak perlu mengjhawatirkan mengenai pola makan pemain saat ini,” katanya.
Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Nur Farida

Minggu, 03 Juni 2012

Inilah Daftar Lengkap Skuat Euro 2012

Sebanyak 16 peserta telah mengirimkan daftar 23 pemain yang akan diterjunkan dalam turnamen antarnegara paling bergengsi di Eropa itu. Para pemain inilah yang menjadi tumpuan setiap negara dalam mencapai target masing-masing. Berdasarkan peraturan kompetisi pasal 17 butir 5, perubahan daftar pemain masih dimungkinkan hingga 24 jam sebelum pertandingan pertama sebuah tim jika pemain yang bersangkutan mengalami cedera, serta wajib dikonfirmasi tim medis UEFA, sehingga terpaksa absen sepanjang turnamen.

Euro 2012 akan dimulai 8 Juni mendatang dengan mempertandingkan Polandia versus Yunani di Grup A di Warsawa. Sementara, laga puncak akan digelar 30 Juni di Kyiv, Ukraina.

Sambil menunggu dimulainya perjuangan seluruh tim, mari menyimak kekuatan setiap tim berdasarkan susunan para pemain yang telah didaftarkan kepada UEFA:

GRUP A

POLANDIA

Kiper: Wojciech Szczesny (Arsenal), Przemyslaw Tyton (PSV Eindhoven), Grzegorz Sandomierski (Jagiellonia Bialystok).

Bek: Lukasz Piszczek (Borussia Dortmund), Marcin Wasilewski (Anderlecht), Jakub Wawrzyniak (Legia Warsawa), Marcin Kaminski (Lech Poznan), Grzegorz Wojtkowiak (Lech Poznan), Sebastian Boenisch (Werder Bremen), Damien Perquis (Sochaux).

Gelandang: Eugen Polanski (Mainz), Dariusz Dudka (Auxerre), Adam Matuszczyk (Fortuna Düsseldorf), Adrian Mierzejewski (Trabzonspor), Jakub Blaszczykowski (Borussia Dortmund), Ludovic Obraniak (Bordeaux), Maciej Rybus (Terek Grozny), Kamil Grosicki (Sivasspor), Rafal Murawski (Lech Poznan), Rafal Wolski (Legia Warsawa).

Striker: Robert Lewandowski (Borussia Dortmund), Artur Sobiech (Hannover), Pawel Brozek (Celtic).

YUNANI

Kiper: Kostas Chalkias (PAOK Salonika), Michalis Sifakis (Aris Salonika), Alexis Tzorvas (Palermo).

Bek: Avraam Papadopoulos (Olympiakos), Sokratis Papastathopoulos (Werder Bremen), Vassilis Torosidis (Olympiakos), Jose Holebas (Olympiakos), Stelios Malezas (PAOK Salonika), Giannis Maniatis (Olympiakos), Giorgos Tzavellas (AS Monaco), Kyriakos Papadopoulos (Schalke).

Gelandang: Giannis Fetfatzidis (Olympiakos), Grigoris Makos (AEK Athens), Kostas Katsouranis (Panathinaikos), Georgios Fotakis (PAOK Salonika), Kostas Fortounis (Kaiserslautern), Giorgos Karagounis (Panathinaikos), Sotiris Ninis (Panathinaikos).

Striker: Georgios Samaras (Celtic), Dimitris Salpigidis (Paok Salonica), Costas Mitroglou (Olympiakos Piraeus), Nikos Liberopoulos (AEK Athens), Theofanis Gekas (Samsunspor).

RUSIA

Kiper: Igor Akinfeyev (CSKA Moskwa), Vyacheslav Malafeyev (Zenit St Petersburg), Anton Shunin (Dynamo Moskwa).

Bek: Alexander Anyukov (Zenit St Petersburg), Alexei Berezutsky (CSKA Moskwa), Sergei Ignashevich (CSKA Moskwa), Roman Sharonov (Rubin Kazan), Vladimir Granat (Dynamo Moskwa), Kirill Nababkin (CSKA Moskwa).

Gelandang: Igor Denisov (Zenit St Petersburg), Roman Shirokov (Zenit St Petersburg), Konstantin Zyryanov (Zenit St Petersburg), Yuri Zhirkov (Anzhi Makhachkala), Alan Dzagoyev (CSKA Moskwa), Igor Semshov (Dynamo Moskwa), Denis Glushakov (Lokomotiv Moskwa), Marat Izmailov (Sporting Lisbon), Dmitri Kombarov (Spartak Moskwa).

Striker: Andrey Arshavin (Zenit St Petersburg), Alexander Kerzhakov (Zenit St Petersburg), Roman Pavlyuchenko (Lokomotiv Moskwa), Alexander Kokorin (Dynamo Moskwa), Pavel Pogrebnyak (Fulham).

CEKO

Kiper: Petr Cech (Chelsea), Jan Lastuvka (Dnipro), Jaroslav Drobny (Hamburg SV).

Bek: Roman Hubnik (Hertha Berlin), Michal Kadlec (Bayer Leverkusen), Tomas Sivok (Besiktas), Daniel Pudil (Cesena), David Limbersky (Viktoria Plzen), Frantisek Rajtoral (Viktoria Plzen), Theo Gebre Selassie (Slovan Liberec), Marek Suchy (Spartak Moskwa).

Gelandang: Tomas Rosicky (Arsenal), Petr Jiracek (Vfl Wolfsburg), Daniel Kolar (Viktoria Plzen), Vaclav Pilar (Viktoria Plzen), Jan Rezek (Anorthosis Famagusta), Jaroslav Plasil (Bordeaux), Milan Petrzela (Viktoria Plzen), Tomas Hubschman (Shakhtar Donetsk), Vladimir Darida (Viktoria Plzen).

Striker: Milan Baros (Galatasaray), Tomas Pekhart (Nürnberg), David Lafata (Jablonec), Tomas Necid (CSKA Moskwa).


GRUP B

BELANDA

Kiper: Maarten Stekelenburg (AS Roma), Tim Krul (Newcastle United), Michel Vorm (Swansea City).

Bek: Khalid Boulahrouz (Vfb Stuttgart), Wilfred Bouma (PSV Eindhoven), John Heitinga (Everton), Joris Mathijsen (Málaga), Ron Vlaar (Feyenoord), Gregory van der Wiel (Ajax), Jetro Willems (PSV Eindhoven).

Gelandang: Ibrahim Afellay (Barcelona), Mark van Bommel (PSV Eindhoven), Nigel de Jong (Manchester City), Stijn Schaars (Sporting Lisbon), Wesley Sneijder (Inter), Kevin Strootman (PSV Eindhoven), Rafael van der Vaart (Tottenham Hotspur).

Striker: Klaas Jan Huntelaar (Schalke), Luuk de Jong (Twente), Dirk Kuyt (Liverpool), Luciano Narsingh (Heerenveen), Robin van Persie (Arsenal), Arjen Robben (Bayern Munich).

DENMARK

Kiper: Kasper Schmeichel (Leicester City), Stephan Andersen (Evian), Anders Lindegaard (Manchester United).

Bek: Simon Kjaer (AS Roma), Daniel Agger (Liverpool), Simon Poulsen (AZ Alkmaar), Lars Jacobsen (FC Kopenhagen), Andreas Bjelland (Nordsjaelland), Jores Okore (Nordsjaelland), Daniel Wass (Evian).

Gelandang: Christian Poulsen (Evian), William Kvist (Stuttgart), Christian Eriksen (Ajax), Lasse Schone (NEC), Michael Silberbauer (Young Boys), Jakob Poulsen (Midtjylland), Thomas Kahlenberg (Evian), Niki Zimling (Club Brugge).

Striker: Michael Krohn-Dehli (Brondby), Dennis Rommedahl (Brondby), Nicklas Bendtner (Sunderland), Nicklas Pedersen (Groningen), Tobias Mikkelsen (Nordsjaelland).

JERMAN

Kiper: Manuel Neuer (Bayern Munich), Tim Wiese (Werder Bremen), Ron-Robert Zieler (Hannover).

Bek: Holger Badstuber (Bayern Munich), Jérôme Boateng (Bayern Munich), Benedikt Hoewedes (Schalke), Mats Hummels (Borussia Dortmund), Philipp Lahm (Bayern Munich), Per Mertesacker (Arsenal), Marcel Schmelzer (Borussia Dortmund).

Gelandang: Lars Bender (Bayer Leverkusen), Mario Götze (Borussia Dortmund), Ilkay Gundogan (Borussia Dortmund), Sami Khedira (Real Madrid), Toni Kroos (Bayern Munich), Thomas Muller (Bayern Munich), Mesut Ozil (Real Madrid), Marco Reus (Borussia Mönchengladbach), Andre Schürrle (Bayer Leverkusen), Bastian Schweinsteiger (Bayern Munich).

Striker: Mario Gomez (Bayern Munich), Miroslav Klose (Lazio), Lukas Podolski (Koln).

PORTUGAL

Kiper: Eduardo (Benfica), Rui Patrício (Sporting Lisbon), Beto (CFR Cluj).

Bek: João Pereira (Sporting Lisbon), Fábio Coentrão (Real Madrid), Bruno Alves (Zenit St Petersburg), Rolando (FC Porto), Ricardo Costa (Valencia), Pepe (Real Madrid), Miguel Lopes (Braga).

Gelandang: Raul Meireles (Chelsea), Miguel Veloso (Genoa), João Moutinho (FC Porto), Rúben Micael (Real Zaragoza), Hugo Viana (Braga), Custódio (Braga).

Striker: Nani (Manchester United), Cristiano Ronaldo (Real Madrid), Hugo Almeida (Besiktas), Ricardo Quaresma (Besiktas), Silvestre Varela (FC Porto), Hélder Postiga (Real Zaragoza), Nélson Oliveira (Benfica).


GRUP C

SPANYOL

Kiper: Iker Casillas (Real Madrid), Víctor Valdés (Barcelona), Pepe Reina (Liverpool).

Bek: Jordi Alba (Valencia), Raúl Albiol (Real Madrid), Alvara Arbeloa (Real Madrid), Sergio Ramos (Real Madrid), Juanfran (Atlético Madrid), Gerard Piqué (Barcelona), Javi Martínez (Athletic Bilbao).

Gelandang: Xabi Alonso (Real Madrid), David Silva (Manchester City), Xavi Hernández (Barcelona), Andrés Iniesta (Barcelona), Sergio Busquets (Barcelona), Cesc Fábregas (Barcelona), Santi Cazorla (Málaga), Jesús Navas (Sevilla), Juan Mata (Chelsea)

Striker: Fernando Llorente (Athletic Bilbao), Fernando Torres (Chelsea), Negredo (Sevilla), Pedro (Barcelona).

ITALIA

Kiper: Gianluigi Buffon (Juventus), Morgan De Sanctis (Napoli), Salvatore Sirigu (Paris St-Germain).

Bek: Ignazio Abate (AC Milan), Federico Balzaretti (Palermo), Andrea Barzagli (Juventus), Leonardo Bonucci (Juventus), Giorgio Chiellini (Juventus), Christian Maggio (Napoli), Angelo Ogbonna (Torino).

Gelandang: Daniele De Rossi (AS Roma), Alessandro Diamanti (Bologna), Emanuele Giaccherini (Juventus), Claudio Marchisio (Juventus), Riccardo Montolivo (Fiorentina), Thiago Motta (Paris St-Germain), Antonio Nocerino (AC Milan), Andrea Pirlo (Juventus).

Striker: Mario Balotelli (Manchester City), Fabio Borini (AS Roma), Antonio Cassano (AC Milan), Antonio Di Natale (Udinese), Sebastian Giovinco (Parma).

IRLANDIA

Kiper: Shay Given (Aston Villa), Keiren Westwood (Sunderland), David Forde (Millwall).

Bek: John O'Shea (Sunderland), Richard Dunne (Aston Villa), Stephen Ward (Wolverhampton Wanderers), Sean St Ledger (Leicester City), Darren O'Dea (Celtic), Stephen Kelly (Fulham), Paul McShane (Hull City).

Gelandang: Glenn Whelan (Stoke City), Keith Andrews (West Bromwich Albion), Aiden McGeady (Spartak Moskwa), Darron Gibson (Everton), Paul Green (tanpa klub), Damien Duff (Fulham), Stephen Hunt (Wolverhampton Wanderers), James McClean (Sunderland).

Striker: Robbie Keane (LA Galaxy), Kevin Doyle (Wolverhampton Wanderers), Shane Long (West Bromwich Albion), Jonathan Walters (Stoke City), Simon Cox (West Bromwich Albion).

KROASIA

Kiper: Stipe Pletikosa (Rostov), Danijel Subasic (AS Monaco), Ivan Kelava (Dinamo Zagreb).

Bek: Domogoj Vida (Dinamo Zagreb), Vedran Corluka (Tottenham Hotspur), Josip Simunic (Dinamo Zagreb), Gordon Schildenfeld (Eintracht Frankfurt), Ivan Strinic (Dnipro Dnipropetrovsk), Danijel Pranjic (Bayern Munich), Jurica Buljat (Maccabi Haifa).

Gelandang: Darijo Srna (Shakhtar Donetsk), Tomislav Dujmovic (Real Zaragoza), Ognjen Vukojevic (Dynamo Kiev), Ivan Rakitic (Sevilla), Luka Modric (Tottenham Hotspur), Ivan Perisic (Borussia Dortmund), Niko Kranjcar (Tottenham Hotspur), Milan Badelj (Dinamo Zagreb), Ivo Ilicevic (Hamburg).

Striker: Ivica Olic (Bayern Munich), Nikica Jelavic (Everton), Mario Mandzukic (Vfl Wolfsburg), Eduardo da Silva (Shakhtar Donetsk).

GRUP D

UKRAINA

Kiper: Andriy Pyatov (Shakhtar Donetsk), Oleksandr Horyainov (Metalist Kharkiv), Maxym Koval (Dynamo Kyiv).

Bek: Oleksandr Kucher (Shakhtar Donetsk), Yaroslav Rakitskiy (Shakhtar Donetsk), Vyacheslav Shevchuk (Shakhtar Donetsk), Evhen Khacheridi (Dynamo Kyiv), Taras Mykhalyk (Dynamo Kyiv), Evhen Selin (Vorskla), Bogdan Butko (Illichivets).

Gelandang: Oleksandr Aliev (Dynamo Kyiv), Denys Garmash (Dynamo Kyiv), Oleh Gusiev (Dynamo Kyiv), Andriy Yarmolenko (Dynamo Kyiv), Evhen Konoplyanka (Dnipro Dnipropetrovsk), Ruslan Rotan (Dnipro), Serhiy Nazarenko (Tavriya), Anatoliy Tymoshchuk (Bayern Munich).

Striker: Artem Milevskiy (Dynamo Kyiv), Andriy Shevchenko (Dynamo Kyiv), Marco Devic (FC Metalist Kharkiv), Andriy Voronin (Dynamo Moscow), Evhen Seleznyov (Shakhtar Donetsk).

SWEDIA

Kiper: Par Hansson (Helsingborgs), Andreas Isaksson (PSV Eindhoven), Johan Wiland (FC Kopenhagen).

Bek: Mikael Antonsson (Bologna), Andreas Granqvist (Genoa), Mikael Lustig (Celtic), Olof Mellberg (Olympiakos), Jonas Olsson (West Bromwich Albion), Martin Olsson (Blackburn Rovers), Behrang Safari (Anderlecht).

Gelandang: Emir Bajrami (Twente), Rasmus Elm (AZ Alkmaar), Samuel Holmen (Istanbul BB), Kim Kallstrom (Lyon), Sebastian Larsson (Sunderland), Anders Svensson (Elfsborg), Pontus Wernbloom (CSKA Moskwa), Christian Wilhelmsson (Al Hilal).

Striker: Johan Elmander (Galatasaray), Tobias Hysen (IFK Gothenburg), Zlatan Ibrahimovic (AC Milan), Markus Rosenberg (Werder Bremen), Ola Toivonen (PSV Eindhoven).

PRANCIS

Kiper: Cédric Carrasso (Bordeaux), Hugo Lloris (Lyon), Steve Mandanda (Marseille).

Bek: Gaël Clichy (Manchester City), Mathieu Debuchy (Lille), Patrice Evra (Manchester United), Laurent Koscielny (Arsenal), Philippe Mexès (AC Milan), Adil Rami (Valencia), Anthony Réveillère (Lyon).

Gelandang: Yohan Cabaye (Newcastle), Alou Diarra (Marseille), Florent Malouda (Chelsea), Marvin Martin (Sochaux), Blaise Matuidi (Paris St-Germain), Yann M'vila (Rennes), Samir Nasri (Manchester City).

Striker: Hatem Ben Arfa (Newcastle), Karim Benzema (Real Madrid), Olivier Giroud (Montpellier), Jérémy Ménez (Paris St-Germain), Franck Ribéry (Bayern Munich), Mathieu Valbuena (Marseille).

INGGRIS

Kiper: Joe Hart (Manchester City), Robert Green (West Ham United), Jack Butland (Birmingham City).

Bek: Glen Johnson (Liverpool), Ashley Cole (Arsenal), Gary Cahill (Chelsea), John Terry (Chelsea), Leighton Baines (Everton), Phil Jones (Manchester United), Joleon Lescott (Manchester City), Phil Jagielka (Everton).

Gelandang: Steven Gerrard (Liverpool), Frank Lampard (Chelsea), James Milner (Manchester City), Scott Parker (Tottenham Hotspur), Stewart Downing (Liverpool), Alex Oxlade-Chamberlain (Arsenal).

Striker: Theo Walcott (Arsenal), Andy Carroll (Liverpool), Wayne Rooney (Manchester United), Ashley Young (Manchester United), Jermain Defoe (Tottenham Hotspur), Danny Welbeck (Manchester United).

cara mengecilkan pipi tembem atau muka lebar

  1. Makanan diet sehat: Hindarilah mengkonsumsi makanan junk food, makanan siap saji/instant, atau yang bersodium tinggi, dan makanan berkadar gula tinggi. Akan lebih bagus jika Anda melakukan diet kalori secara sehat, dimana efeknya akan terasa pada seluruh anggota tubuh Anda.
  2. Berolahraga: Selain diet, maka Anda juga perlu untu melakukan olah raga, khususnya untuk melatih kerja jantung Anda. Lakukan olah raga setidaknya 30 menit, 4 hari dalam satu minggu.
  3. Minum air 2 liter per hari: Pipi yang tembem biasanya diperburuk oleh retensi sodium, sehingga dengan mengkonsumsi air dalam jumlah yang relatif banyak akan mecairkan retensi sodium tersebut, sehingga pipi anda tidak hanya kurus tapi juga lebih segar dan fresh.
  4. Pemijatan Pipi. Pijatlah pipi Anda 2-3 menit per hari secara pelan-pelan, hal ini agar sirkulasi aliran darah di daerah pipi menjadi lancar, teratur dan baik. 
  5. Isap pipi anda sambil menghadap ke atas langit. Tutup mulut Anda sambil menghisap pipi dengan posisi menghadap keatas (langit), Ini adalah bagian dari senam muka yang akan membantu otot pipi anda agar lebih lentur
  6. Perbanyak senyum. Senyum tidak hanya membuat kita tampak lebih muda dari usia kita sebenarnya, dengan banyak tersenyum maka otot-otot didaerah pipi akan lebih elastis dan flexibel. Maka perbanyaklah senyum agar otot-otot dimuka rileks sehingga syaraf Anda tiak tegang, (senyum juga kan bagian dari shodaqoh).

Jumat, 01 Juni 2012

Menghilangkan Border dari Kontrol

Tidak semua Kontrol yang ada di VB menyediakan properti untuk menghilangkan border / pinggiran-nya. Karena itu perlu dibuat kode khusus untuk menghilangkan border tersebut. Berikut contoh pembuatannya :

Buat Project baru dengan sebuah Form dan sebuah Module didalamnya.
Di Module ketikkan kode berikut :

[ VB 6.0 ]

Private Declare Function CreateRectRgn Lib "gdi32.dll" (ByVal X1 As Long, ByVal Y1 As Long, ByVal X2 As Long, ByVal Y2 As Long) As Long
Private Declare Function SetWindowRgn Lib "user32" (ByVal hwnd As Long, ByVal hRgn As Long, ByVal bRedraw As Boolean) As Long

Public Sub NoBorder(ByVal Ctl As Control, Optional ByVal CropWidth As Integer = 2)
    Dim l As Long
    l = CreateRectRgn(CropWidth, CropWidth, (Ctl.Width / Screen.TwipsPerPixelX) - CropWidth, (Ctl.Height / Screen.TwipsPerPixelY) - CropWidth)
    SetWindowRgn Ctl.hwnd, l, False
End Sub

[ VB .NET ]
Private Declare Function CreateRectRgn Lib "gdi32.dll" (ByVal X1 As Integer, ByVal Y1 As Integer, ByVal X2 As Integer, ByVal Y2 As Integer) As Integer
Private Declare Function SetWindowRgn Lib "user32" (ByVal hwnd As Integer, ByVal hRgn As Integer, ByVal bRedraw As Boolean) As Integer

Public Sub NoBorder(ByVal Ctl As Control, Optional ByVal CropWidth As Integer = 1)
    Dim i As Integer
    i = CreateRectRgn(CropWidth, CropWidth, Ctl.Width - CropWidth, Ctl.Height - CropWidth)
    SetWindowRgn(Ctl.Handle, i, False)
End Sub


Sekarang untuk percobaanya buat beberapa Kontrol ke dalam Form. Lalu ketikkan kode sesuai dengan nama Kontrol-nya di bagian 'Form_Load' dari Form seperti ini :
NoBorder TextBox1 'nama kontolnya adlh TextBox1

Penomoran data otomatis

Anda pasti pernah melihat acara kuis di TV yang seringkali melakukan pengacakan serangkaian nomer undian untuk mendapatkan pemenangnya.
Berikut ini contoh source code VB yang prosesnya mirip dengan hal tersebut.
Download Source Kode

Menekan Tombol dengan kode

Berikut cara menekan Tombol / Button menggunakan kode, jadi tanpa melakukan klik menggunakan pointer mouse.

Tulis kode berikut di event '(Declarations)' dari Form
[ VB 6.0 ]

Private Declare Function SendMessage Lib "user32" Alias "SendMessageA" (ByVal hwnd As Long, ByVal wMsg As Long, ByVal wParam As Long, lParam As Any) As Long

Private Declare Sub Sleep Lib "kernel32" (ByVal dwMilliseconds As Long)
[ VB .NET ]
Private Declare Function SendMessage Lib"user32.dll" Alias "SendMessageA"(ByVal hwnd As Integer, ByVal wMsg As Integer, ByVal wParam As Integer, ByRef lParam As Object) As Integer

Const WM_LBUTTONDOWN = &H201
Const WM_LBUTTONUP = &H202


Sekarang untuk mempraktekkannya gunakan kode seperti berikut :
 [ VB 6.0 ]
SendMessage Command1.hwnd, &HF3, 1, 0
Sleep 150
SendMessage Command1.hwnd, &HF3, 0, 0

Command1.Value = True

[ VB .NET ]
SendMessage(Button1.Handle, WM_LBUTTONDOWN, 0, 0)
Application.DoEvents()
Threading.Thread.Sleep(150)
SendMessage(Button1.Handle, WM_LBUTTONUP, 0, 0)

Button1.PerformClick()

Penomoran Data Otomatis di Vb

Penomoran data secara otomatis berguna untuk mempermudah User ketika melakukan penambahan data. Biasanya cara ini diterapkan pada field ID atau primary key.
Download Source kode

Berikut ini merupakan Fungsi-fungsi dasar untuk mengolah data jenis Date/Time atau Tanggal/Waktu di Visual Basic

Berikut ini merupakan Fungsi-fungsi dasar untuk mengolah data jenis Date/Time atau Tanggal/Waktu di Visual Basic

  • Now, digunakan untuk mendapatkan Tanggal dan Waktu sekarang.
    d = Now , hasilnya 13/01/2012 1:22:42

  • Date, digunakan untuk mendapatkan Tanggal sekarang.
    [ VB 6.0 ] d = Date , hasilnya 13/01/2012
    [ VB .NET ] d = Now.Date , hasilnya 13/01/2012

  • Time, digunakan untuk mendapatkan Waktu sekarang.
    [ VB 6.0 ] d = Time , hasilnya 1:22:42
    [ VB .NET ] d = Now.ToLongTimeString , hasilnya 1:22:42

  • Day(x), digunakan untuk mengambil nilai Tanggal saja dari x.
    [ VB 6.0 ] d = Day(#1/13/2012#) , hasilnya 13
    [ VB .NET ] d = #1/13/2012#.Day , hasilnya 13

  • Month(x), digunakan untuk mengambil nilai Bulan saja dari x.
    [ VB 6.0 ] d = Month(#1/13/2012#) , hasilnya 1
    [ VB .NET ] d = #1/13/2012#.Month , hasilnya 1

  • Year(x), digunakan untuk mengambil nilai Tahun saja dari x.
    [ VB 6.0 ] d = Year(#1/13/2012#) , hasilnya 2012
    [ VB .NET ] d = #1/13/2012#.Year , hasilnya 2012

  • Hour(x), digunakan untuk mengambil nilai Jam saja dari x.
    [ VB 6.0 ] d = Hour(#1:22:42 AM#) , hasilnya 1
    [ VB .NET ] d = #1:22:42 AM#.Hour , hasilnya 1

  • Minute(x), digunakan untuk mengambil nilai Menit saja dari x.
    [ VB 6.0 ] d = Minute(#1:22:42 AM#) , hasilnya 22
    [ VB .NET ] d = #1:22:42 AM#.Minute, hasilnya 22

  • Second(x), digunakan untuk mengambil nilai Detik saja dari x.
    [ VB 6.0 ] d = Second(#1:22:42 AM#) , hasilnya 42
    [ VB .NET ] d = #1:22:42 AM#.Second, hasilnya 42

  • DateSerial(x, y, z), digunakan untuk menghasilkan Tanggal dari kombinasi x, y, z.
    d = DateSerial(2012, 1, 13) , hasilnya 13/01/2012

  • TimeSerial(x, y, z), digunakan untuk menghasilkan Waktu dari kombinasi x, y, z.
    d = TimeSerial(1, 22, 42) , hasilnya 1:22:42

  • MonthName(x), digunakan untuk mendapatkan nama Bulan dari x.
    d = MonthName(2) , hasilnya Februari

  • WeekdayName(x), digunakan untuk mendapatkan nama Hari dari x.
    d = WeekdayName(2, , vbSunday) , hasilnya Senin

Untuk kegunaan Fungsi-fungsi Date/Time yang lain, Anda bisa melihat postingan ini :
Nama Hari dari Tanggal
Menambah dan Mengurangi Tanggal
Menghitung Selisih Tanggal

Menampilkan Data di ComboBox dan ListBox di Vb

Menampilkan data di kontrol ComboBox atau ListBox, biasanya diterapkan dalam Form inputan untuk tabel yang be-relathionship / berhubungan dengan tabel lain.
Sehingga dapat mengurangi resiko kesalahan dan mempermudah penginputan data.
Download

Visual Styler untuk Vb

Visual Styler adalah kontrol yang digunkaan untuk mengubah tampilan dari Form beserta kontrol didalamnya. Tampilannya dapat dirubah menjadi seperti Office, Mac, atau Vista.

Penggunaannya sangat mudah, Anda tinggal menambahkan kontrol Visual Styler ke dalam Form. Lalu pilih tampilan yang diinginkan di properti VisualStyle-nya. Setelah itu simpan Project untuk melakukan perubahan.

download visual styler

Menghitung selisih Tanggal di Vb

Bila Anda membutuhkan kode untuk menghitung selisih antar 2 data Tanggal baik secara hari, bulan, atau tahun, berikut contohnya :

Fungsi : DateDiff( Jenis Interval, Tanggal Pertama, Tanggal Kedua )


Jenis IntervalKeterangan
dDay (Hari)
mMonth (Bulan)
yyyyYear (Tahun)
hHour (Jam)
nMinute (Menit)
sSecond (Detik)
wwWeek (Minggu)
qQuater (4 Bulan)


Misalnya Anda ingin menghitung selisih hari antara tanggal 15 Jan 2012 (ditulis #1/15/2012#) dan 20 Jan 2012, yang berarti akan menggunakan jenis interval "d".
t = DateDiff("d", #1/15/2012#, #1/20/2012#) , hasilnya 5

Jika Tanggal didapat dari kontrol semisal DateTimePicker, maka kodenya :
t = DateDiff("d", DateTimePicker1.Value, DateTimePicker2.Value)

Membulatkan Bilangan Desimal Dalam Vb

Banyak cara dalam VB untuk membulatkan suatu bilangan/ angka desimal menjadi bilangan bulat. Jika Anda belum paham, berikut penjelasan singkatnya :

  • Pembulatan Otomatis
    Pembulatan ini dilakukan secara otomatis tergantung bilangannya.
    Jika angka utamanya adalah ganjil dan angka desimalnya >= 0,5 maka dilakukan pembulatan ke atas (angka utama ditambah 1) dan bila angka desimalnya < 0,5 maka dilakukan pembulatan ke bawah.
    Namun jika angka utamanya adalah 0 atau genap dan angka desimalnya > 0,5 maka dilakukan pembulatan ke atas dan bila angka desimalnya <= 0,5 maka dilakukan pembulatan ke bawah.
    i = CInt(0.4) , hasilnya 0
    i = CInt(0.5) , hasilnya 0
    i = CInt(0.6) , hasilnya 1
    i = CInt(1.4) , hasilnya 1
    i = CInt(1.5) , hasilnya 2
    i = CInt(1.6) , hasilnya 2

  • Pembulatan Selalu ke Bawah
    Pembulatan ini dilakukan selalu ke bawah berapapun angka desimalnya. Dengan kata lain akan menghilangkan angka desimalnya.
    i = Int(1.1) , hasilnya 1
    i = Int(1.5) , hasilnya 1
    i = Int(1.8) , hasilnya 1

  • Pembulatan Selalu ke Atas
    Pembulatan ini dilakukan selalu ke atas berapapun angka desimalnya.
    i = -Int(-(1.1)) , hasilnya 2
    i = -Int(-(1.5)) , hasilnya 2
    i = -Int(-(1.8)) , hasilnya 2

  • Pembulatan Yang Ditentukan
    Pembulatan ini dilakukan sesuai dengan Batas yang telah ditentukan.
    Jadi bila angka desimalnya >= Batas maka dilakukan pembulatan ke atas dan bila angka desimalnya < Batas maka dilakukan pembulatan ke bawah.
    Misalnya Batas yang ditentukan adalah 0,4 kodenya seperti ini :
    Dim Nilai As Double, Hasil As Long

    Nilai = 1.4 'bilangan yg akan dibulatkan

    Hasil = Int(Nilai) + IIf(CDbl(CStr(Nilai - Int(Nilai))) >= 0.4, 1, 0) 'Batas = 0,4

    MsgBox Hasil 'pesan Hasil = 2

Fungsi Format di VB

Fungsi format digunakan untuk mengubah struktur atau tampilan suatu data. Fungsi format memiliki berbagai varian, diataranya adalah :

1. Format(x,n) , fungsi ini merupakan fungsi format yang umum dan bisa digunakan untuk berbagai macam tipe data, tapi kebanyakan digunakan untuk tipe data angka dan tanggal&waktu. Fungsi ini akan merubah data x berdasarkan nilai n. Berikut contoh penggunaannya :

ANGKA
Nilai masukan / input dalam Visual Basic harus menggunakan karakter Inggris, yang berbeda dengan karakter Indonesia. Dimana karakter Inggris menggunakan tanda titik (".") sebagai tanda desimalnya, dan tanda koma (",") sebagai tanda pemisah ribuannya.
Sedangkan untuk nilai hasilnya / output akan menggunakan karakter yang sama dengan settingan karakter komputer (untuk contoh dibawah ini, komputer menggunakan settingan karakter Indonesia).
Format(127500.67, "#,#") hasilnya 127.501
Format(127500.67, "#,#.000") hasilnya 127.500,670
Format(127500.67, "Currency") hasilnya Rp127.501
Format(127500.67, "Rp #,#.00") hasilnya Rp 127.500,67
Format(127500.67, "#,#.00 rupiah") hasilnya 127.500,67 rupiah
Format(127500.67, "0,00E+00") hasilnya 128E+03
Format(0.5, "0%") hasilnya 50%

TANGGAL & WAKTU
Dalam contoh ini digunakan fungsi Now sebagai pengganti nilai input-nya.
Format(Now, "dddd") hasilnya Minggu
Format(Now, "long date") hasilnya 31 Oktober 2010
Format(Now, "short date") hasilnya 31/10/2010
Format(Now, "dd-MM-yyyy") hasilnya 31-10-2010
Format(Now, "dd-MMM-yyyy") hasilnya 31-Okt-2010
Format(Now, "dddd, dd MMMM yyyy") hasilnya Minggu, 31 Oktober 2010
Format(Now, "long time") hasilnya 3:12:57
Format(Now, "short time") hasilnya 3:12
Format(Now, "h:mm:ss") hasilnya 3:12:57
Format(Now, "hh:mm:ss") hasilnya 03:12:57



2. FormatNumber dan FormatCurrency , fungsi ini merupakan fungsi format yang dikhususkan untuk data angka. Perbedaan FormatNumber dengan Format Currency terletak pada penambahan simbol mata uang dan karakter default bentuk negatifnya. Contoh :
FormatNumber(1250000, 2) hasilnya 1.250.000,00
FormatCurrency(1250000, 2) hasilnya Rp1.250.000,00
FormatNumber(-1250000, 2) hasilnya -1.250.000,00
FormatCurrency(-1250000, 2) hasilnya (Rp1.250.000,00)

Fungsi String Vb

Dalam Visual Basic terdapat banyak fungsi yang digunakan untuk mengolah data bertipe string. Berikut ini adalah penjelasan tentang fungsi-fungsi string yang sering digunakan.

  • LCase(x) , digunakan untuk mengubah semua huruf dalam string x menjadi kecil semua. Contoh:
    s = LCase("Aku Bisa") , maka nilai s adalah "aku bisa"

  • UCase(x) , digunakan untuk mengubah semua huruf dalam string x menjadi besar semua. Contoh:
    s = LCase("Aku Bisa") , maka nilai s adalah "AKU BISA"

  • Left(x,n) , digunakan untuk mengambil karakter dari string x yang dimulai dari kiri sebanyak n. Contoh:
    VB 6.0, s = Left("Aku Bisa", 3)
    VB .NET, s = Strings.Left("Aku Bisa", 3)
    maka nilai s adalah "Aku"

  • Right(x,n) , digunakan untuk mengambil karakter dari string x yang dimulai dari kanan sebanyak n. Contoh:
    VB 6.0, s = Right("Aku Bisa", 3)
    VB .NET, s = Strings.Right("Aku Bisa", 3)
    maka nilai s adalah "isa"

  • Mid(x,m,n) , digunakan untuk mengambil karakter dari string x yang dimulai dari karakter ke m sebanyak n. Contoh:
    s = Mid("Aku Bisa", 2, 2) , maka nilai s adalah "ku"

  • LTrim(x) , digunakan untuk menghapus karakter spasi di bagian kiri dari string x.
    Contoh: s = LTrim("     Aku Bisa     ") , maka nilai s adalah "Aku Bisa     "

  • RTrim(x) , digunakan untuk menghapus karakter spasi di bagian kanan dari string x.
    Contoh: s = RTrim("     Aku Bisa     ") , maka nilai s adalah "     Aku Bisa"

  • Trim(x) , digunakan untuk menghapus karakter spasi di bagian kiri dan kanan dari string x. Contoh:
    s = Trim("     Aku Bisa     ") , maka nilai s adalah "Aku Bisa"

  • Len(x) , digunakan untuk menghitung jumlah karakter dari string x. Contoh:
    s = Len("Aku Bisa") , maka nilai s adalah 8.

  • String(n,x) , digunakan untuk membuat karakter x sebanyak n. Contoh:
    VB 6.0,  s = String(10, "A")
    VB .NET, s = New String("A", 10)
    maka nilai s adalah "AAAAAAAAAA"

  • Space(n) , digunakan untuk membuat karakter spasi sebanyak n. Contoh:
    s = Space(10) , maka nilai s adalah "          "

  • Asc(x) , digunakan untuk mengetahui nilai ASCII dari karakter x. Contoh:
    s = Asc("A") , maka nilai s adalah 65

  • Chr(x) , digunakan untuk mengetahui karakter dari nilai ASCII x. Contoh:
    s = Chr(65) , maka nilai s adalah "A"

  • InStr(x,n) , digunakan untuk mengetahui posisi karakter n didalam string x. Contoh:
    s = InStr("Aku Bisa", "u") , maka nilai s adalah 3

  • StrComp(x,y,n) , digunakan untuk membandingkan string x dan string y berdasarkan n. Jika n bernilai 0 maka akan dibandingkan secara case-sensitive, sedangkan jika n bernilai 1 maka akan dibandingkan secara biasa. Contoh:
    s = StrComp("Aku", "aku", 0) , maka nilai s adalah -1
    s = StrComp("Aku", "aku", 1) , maka nilai s adalah 0
    Khusus untuk fungsi ini, jika menghasilkan nilai 0 maka dianggap sebagai True, dan jika menghasilkan nilai selain 0 maka dianggap False.

  • StrConv(x,n) , digunakan untuk mengubah huruf dalam string x berdasarkan nilai n. Contoh:
    s = StrConv("Aku Bisa", 1) , maka nilai s adalah "AKU BISA"
    s = StrConv("Aku Bisa", 2) , maka nilai s adalah "aku bisa"
    s = StrConv("aku bisa", 3) , maka nilai s adalah "Aku Bisa"

  • StrReverse(x) , digunakan untuk membalikkan posisi huruf dalam string x. Contoh:
    s = StrReverse("Aku Bisa") , maka nilai s adalah "asiB ukA"

  • Replace(x,m,n) , digunakan untuk menggantikan karakter m dalam string x dengan karakter n. Contoh:
    s = Replace("Kamu Juga Bisa", "a", "o") , maka nilai s adalah "Komu Jugo Biso"

  • Split(x,n)(i) , digunakan untuk memecah string x berdasarkan karakter n dengan penomoran i. Contoh:
    s = Split("Kuda,Kerbau,Sapi,Kambing,Macan", ",")(0) , maka nilai s adalah "Kuda"
    s = Split("Kuda,Kerbau,Sapi,Kambing,Macan", ",")(1) , maka nilai s adalah "Kerbau"
    s = Split("Kuda,Kerbau,Sapi,Kambing,Macan", ",")(4) , maka nilai s adalah "Macan"

  • Join(x,n) , digunakan untuk menggabungkan rangkain string x yang dihubungkan dengan string n. Contoh:
    VB6, s = Join(Array("Hani", "Indah", "Budi", "Herman"), " & ")
    VB.NET, s = Join(New Object() {"Hani", "Indah", "Budi", "Herman"}, " & ")
    maka nilai s adalah "Hani & Indah & Budi & Herman"



Fungsi-fungsi diatas juga dapat djadikan fungsi lain diantaranya adalah :
  1. Mengecek keberadaan string dalam string. Misalnya Anda ingin memeriksa ada tidaknya string "a" dalam string "anda berhasil", maka kodenya adalah :
    If CBool(InStr("anda berhasil", "a")) Then
    'jika ada
    Else
    'jika tidak ada
    End If
  2. Menghitung karakter tertentu dalam string. Misalnya Anda ingin menghitung karakter "a" dalam string "anda berhasil", maka kodenya adalah :
    t = "anda berhasil"
    s = Len(t) - Len(Replace(t, "a", ""))
    maka nilai s adalah 3

  3. Menghitung jumlah kata dalam string. Misalnya Anda ingin menghitung jumlah kata dalam string "anda berhasil", maka kodenya adalah :
    s = UBound(Split("anda berhasil", " ")) + 1
    maka nilai s adalah 2

  4. Menghilangkan karakter tertentu dalam string. Misalnya Anda ingin menghilangkan karakter "a" dalam string "anda berhasil", maka kodenya adalah :
    s = Replace("anda berhasil", "a", "")
    maka nilai s adalah "nd berhsil"

  5. Mengisi variabel array dinamis dengan string. Contoh kodenya sebagai berikut :
    Dim Binatang() As String
    Binatang = Split("Kuda,Kerbau,Sapi,Kambing,Macan", ",")
    maka variabel Binatang memiliki 5 index (0-4) dengan rincian:
    nilai Binatang(0) = "Kuda"
    nilai Binatang(1) = "Kerbau"
    nilai Binatang(2) = "Sapi"
    nilai Binatang(3) = "Kambing"
    nilai Binatang(4) = "Macan"



CATATAN : Dalam beberaa fungsi string, terdapat optional property 'CompareMethod'. Bila properti ini bernilai Binary, maka fungsi tersebuat melakukan metode case-sensitive terhadap string. Sedangkan bila bernilai Text, maka fungsi tersebuat tidak melakukan metode case-sensitive.

Membuat Full Screen Form

Untuk membuat Full Screen Form atau Form yang menempati seluruh layar, tidak dibutuhkan kode-kode pemrograman. Yang Anda lakukan hanya mengatur properti pada Form itu sendiri. Berikut properti-properti Form yang perlu diatur :

  1. Jika VB 6.0 atur 'Caption' menjadi kosong, sedangkan VB .NET atur 'Text' menjadi kosong.
  2. 'ControlBox' = False.
  3. 'WindowState' = Maximized

Ini dia cara hacker membobol facebook kita

Menjamurnya jejaring sosial Facebook di Indonesia tidak hanya menimbulkan manfaat dan reaksi positif, tetapi juga hal-hal negatif. Salah satu yang paling saya tidak suka atau malah sangat membencinya adalah bila ada orang yang melakukan Hacking akun Facebook. Apalah yang bisa didapatkan dari meng-hack akun facebook orang lain, rasa senang? kebanggaan? Paling-paling tutorialnya juga nyari di Internet, tinggal contek, kalau begitu si semua orang bisa. Jika memang ingin belajar ngehack, coba aja dengan akun facebook sendiri, bagaimana caranya bisa masuk Facebook tanpa login, kan lebih baik, dari pada ngehack-ngehack akun facebook orang lain gak jelas.

Oke, sekarang ke pokok permasalahan. Karena hal-hal yang sudah saya utarakan diatas tadi, tentunya kita perlu berhati-hati dalam menggunakan facebook ini. Agar akun Facebook Anda aman-aman saja, Anda juga harus tahu cara apa saja yang dilakukan hacker untuk membobol akun facebook Anda. Jadi disini, akan saya paparkan secara umum mengenai cara-cara apa saja yang digunakan hacker untuk membobol akun Facebook Anda. Tujuannnya bukan untuk mengajari cara membobol facebook orang lain, tetapi bila Anda tahu caranya, tentu Anda juga akan tahu langkah apa yang harus dilakukan untuk menghindarinya bukan? Seperti kasus pembobolan ATM yang saat ini marak terjadi, dalam rangka memberi keterangan ke publik mengenai cara menghindarinya, banyak stasiun TV yang menginformasikan dan memperagakan cara membobol ATM ini.

Berikut adalah cara-cara hacking facebook yang sering digunakan:

1. Membekukan alamat email kita

Ii adalah cara yang sering dilakukan Hacker yang baru belajar atau sekedar ingin tahu. Dengan cara ini, korban tidak akan bisa login dengan alamat emailnya lagi. Cara ini membutuhkan sebuah software yang disebut Facebook Freezer. Namun cara ini masih mempunyai kelemahan, yaitu korban bisa mereset password facebooknya kembali (melalui halaman forgot password), dan akunnya akan bisa diakses kembali.


2. Membuat halaman login palsu

Ini disebut juga Fake Login. Si Hacker akan membuat halaman Login palsu yang mirip dengan halaman login Facebook. Saat korban memasukkan Username dan Passwordnya, otomatis akan tersimpan melalui halaman palsu tersebut dan Hacker pun mendapatkan data Login Anda yang bisa leluasa dia gunakan. Namun cara ini bisa dikenali asalkan Anda cermat. Halaman Login palsu memang sangat mirip tampilannya dengan halaman Login facebook, namun memiliki URL yang sangat berbeda. Jika biasanya Anda Login facebook pada halaman yang memiliki URL http://facebook.com/, maka halaman login palsu memiliki URL berbeda, misalnya http:/faceebook.com/, hampir mirip bukan? Karena itu saat ingin Login Facebook, lihat dulu apakah URLnya sudah benar (http://www.facebook.com/), jika sudah aman, baru Login.

3. Menggunakan software keyboard/keylogger

Nah, dengan software ini, hacker bisa memantau kegiatan keyboard computer. Setipa tombol yang ditekan oleh calon korban akan disimpan dengan baik oleh Keylogger ini. Hati-hatilah saat Login di warnet atau tempat-tempat yang bersifat umum. Dan ada baiknya Anda mengecek dulu apakah ada software keylogger yang terinstall di computer tersebut melalui control panel atau melalui bantuan fitur "Search" (jika menggunakan Windows)

4. Menggunakan software pencuri password

Software ini cukup berbahaya dan mengancam bagi para pengguna Facebook. Dengan software ini, Hacker dengan sangat mudah bisa mendapatkan password email dari sang korban. Untuk mencegahnya, sebaiknya anda sembunyikan alamat email anda dari informasi facebook anda. Baca artikel Pengaturan Privasi Facebook untuk mengetahui caranya.

Berhati-hatilah walau pun kita cuma menggunakan Facebook untuk senang-senang, karena hal tak terduga bisa saja terjadi. Jangan sampai kegiatan berfacebook ria yang seharusnya menyenangkan menjadi sebuah malapetaka yang merepotkan Anda sendiri.

Terima kasih…
Comment please…

cara menjadwal stastus di fb dan twitter

Jika Anda merupakan salah satu pengguna Facebook yang sangat aktif (Update status hampir tiap hari he..he..) atau pengguna Social Network lainnya, mungkin Anda harus coba situs layanan social network yang satu ini. HootSuite.com adalah situs yang menyediakan layanan untuk mengelola berbagai aku Social Network seperti facebook dan Twitter. Fitur-fitur yang disediakan antara lain Multiple Networks, Custom Analytics, Team Collaboration, Schedule Messages, Monitor Mentions, dan RSS Integration.

Salah satu fitur yang menarik adalah, Anda dapat menjadwal Update status facebook Anda melalui situs ini. Artinya saat Anda menulis status, Anda bisa mengatur waktu kapan status Anda akan di publish, misalnya Anda akan membuat status facebook untuk besok dan lusa. Atau bisa juga Anda akan membuat status ucapan selamat untuk teman Anda yang berulang tahun (Jadi gak lupa, karena udah terjadwal, he..he..) dan berbagai keperluan lainnya.

Kalau Anda ingin mencoba, silahkan saja langsung daftar ke HootSuite.com. Selain dapat diakses menggunakan komputer, HootSuite juga menyediakan aplikasi yang dapat Anda jalankan di iPhone/iPad, Blackberry, atau Handphone berbasis Android.

4 add on mozilla firefox yang harus dimiliki ketika berinternet

Mozilla firefox sebagai web browser sangat menarik dan handal karena kecepatan dan adanya fasilitas install add-on yang dimilikinya. Setelah mencoba mengutak-ngatik add-on mozilla maka saya mencoba merekomendasikan 4 add on yang minimal harus dimiliki para pelajar agar dalam berselancar lebih produktif, mudah, menyenangkan dan menjadi smart. berikut ini 4 add on tersebut :
1. Brief
Brief adalah add on yang berguna sebagai feed reader, yaitu pembaca umpan RSS (pengertian RSS klik RSS).


2. Zotero
“Zotero [zoh-TAIR-oh] is a free, easy-to-use Firefox extension to help you collect, manage, and cite your research sources.” (https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/3504)
Dengan zotero maka kita dengan mudah melakukan bookmark atau bahkan men-snapshot halaman web yang kita cari, dan lalu ditata sesuai folder. Alamat dan waktu akses halaman web tersebut juga telah otomatis tercantum.
Untuk info lebih detil klik Zotero

3. Stumbleupon
Stumbleupon merupakan add on untuk social bookmarking dimana kita dapat melakukan bookmark pada website, blog yang kita senangi dan bermanfaat. Hasil bookmark kita ini dapat kita sharing kepada teman kita atau kepada dunia. Stumbleupon akan memberikan kita website-website menarik seputar topik yang kita tetapkan dimana website-website atau blog ini merupakan hasil bookmark bersama.
Untuk info lebih detil klik Stumbleupon
4. FoxyTunes
Nah agar dalam berselancar lebih menyenangkan maka add on pemutar file audio video ini wajib juga di instaall.
Untuk info lebih detil klik FoxyTunes
Cara Install
Bagi Anda yang komputernya sudah langsung tersambung internet, masuk ke alamat di atas dan tinggal klik add to firefox.
Bagi anda yang Mobile dalam berinternet (red: warung internet), install aja mozilla firefox portable  (http://portableapps.com/apps/internet/firefox_portable/test) di flash disk , nah baru kunjungi alamat add-on di atas untuk menginstallnya.

Komentar Facebook

Daftar Pengujung Baim Blog

Sms Gratis